SELAMAT HARI GURU NASIONAL

Minggu, 03 Desember 2017 | 22:34:06

 

 

A teacher takes a hand, opens a mind and touches a heart.

-Unknown

 

 

Ungkapan yang ga tau siapa yang nulis ini rasanya bikin yang baca merinding. Seorang Guru menggenggam tangan, membuka pikiran dan menyentuh hati. Harusnya begitulah peran guru di Era Digital saat ini. Ketika muncul sebutan “KIDS JAMAN NOW”, seharusnya dibarengi dengan munculnya istilah “TEACHERS JAMAN NOW” juga. Hush, jangan ketawa lebar-lebar nanti ada lalat masuk, hehehe.

 

Sebenernya siapa sih sosok seorang guru buat anak-anak SMK Grafika Desa Putera? Menurut Dhita XI DGA tentang sosok seorang guru, “Karena sebenernya yang paling diinginkan guru bukanlah tanda jasa berupa materi, tetapi hanya sebuah senyuman dari kesuksesan anak didiknya”. Ini saya nulisnya sambil mesem-mesem ga jelas loh, beneran ga sih ini dari lubuk hatimu yang terdalam? Haha, semoga bener ya. Lain lagi sama Azzahra XI DGA yang juga PemRed-nya Inkdepe, “You are my father, you are my mother, you are my best friend”. Harusnya sih gitu ya, guru harus bisa jadi bapak, jadi ibu dan juga jadi temen buat anak-anak didiknya. Nah, 2 pendapat dari siswi sekarang kita coba tanya sama siswa ya, ini jawaban Rendy XI DGB, “Menurut saya guru adalah orang yang memberikan motivasi, pengetahuan, dan selalu menuntun kita agar menjadi pribadi yang lebih baik. Guru harus terus disebut guru sampai selamanya karena menurut saya tidak ada yang namanya mantan guru”. Kalo MANTAN PACAR atau MANTAN GEBETAN ada ya Ren? (UUPPPSSSSS :p.red)

 

Nah, bukan hal yang baru lagi kayanya kalo anak sekarang atau kids jaman now beda banget sama kids jaman dulu, mulai dari cara berbicara, cara berfikir, penggunaan gadget, dan masih banyak yang beda dari kids jaman now. Seharusnya sebagai guru di era digital gini harus punya strategi khusus menghadapi perubahan ini. Gimana caranya??? Yuk kita tanya sama temen-temen gimana sih biar mereka nyaman belajar dan berinteraksi dengan gurunya. Eugenia XI DGA punya trik nih buat ngadepin kids jaman now, “Harus lebih sabar sih, soalnya kids jaman now itu banyak SOK TAUnya, trus jangan cepet marah, karena kids jaman now emang ngelawan mulu. Udah gitu kalo bisa jangan main fisik, kids jaman now ga bisa dikerasin. Dan yang paling penting adalah kalo ngejelasin harus super jelas, soalnya kids jaman now lemot semua kebanyakan mecin”. Ih ini sih beneran banget ya Tha? Sssttt ada lagi nih tips dari Ka Daniel Eko XII CPA, “Anak sekarang ga bisa dikerasin, mau mendengarkan dan lebih mengerti kemauan anak-anak”. Lain lagi dengan pendapat dari Ka Shafa XII TR yang body-nya aduhai ini, “Ya kita sebenernya pengen kalo guru ngajarnya ga monoton dan ngebosenin, pokoknya diasikin aja deh. Saya tuh sukanya guru yang nganggep kita kaya temen tapi kita juga harus tahu etika” Ciiee Ka Shafa simple banget tapi menohok sampe ke jantung.

Jadi gitu ya sedikit tips dan trik dari beberapa Kids Jaman Now di SMK Grafika Desa Putera, plis bapak ibu guru tercinta baca tulisan saya, ini adalah ungkapan hati Kids Jaman Now, hehe.

 

Ga afdol kayanya kalo ga nanya seberapa besar efek guru buat hidup mereka apa aja kira-kira. Menurut Rendy XI DGB (lo lagi lo lagi deh Ren! :p.red), “Guru selalu memberi perubahan, mengajarkan dan mengenalkan apa yang sebelumnya kita ga tahu jadi tahu”. Ya itulah sebenarnya fungsi guru, berbagi ilmu dengan orang lain, karena cuma dengan berbagi ilmu maka ilmu akan bertambah. Ga percaya, cobain sendiri, ajarin temen kalian materi yang sudah kalian kuasai, nanti pasti kalian tambah pinter deh (trust me, I’m Batman. Red).

 

Sekalian mau survey, siapa sih guru favorit mereka dan kenapa bisa jadi favorit? Pilihan mereka pertama adalah Ibu Vero, guru Fisika dan Matematika. Menurut Eugenia XI DGA, Bu Vero itu kalo jelasin pelajaran enak, gampang dimengerti, dan yang penting beliau pengertian banget sama murid-muridnya, lucu dan enak diajak ketawa. Senada dengan Eugenia, Ratna XI DGA, Azzahra XI DGA dan Stefanus XI PG juga mengidolakan Bu Vero. “Walaupun omongannya pedes, tapi beliau sayang bener-bener sama kita-kita, kalo ngajarin sampe beneran ngerti”, gitu komen Azzahra waktu ditanya alasan mengidolakan Bu Vero. Terus posisi kedua terfavorit adalah Bapak Dudus Setiawan, guru Kewirausahaan dan Produk Kreatif. “Pak Dudus tuh guru tersabar, ga pernah marah”, itu pendapatnya Dhita dan Azzahra. Lain lagi dengan pendapat Rendy, “Pak Dudus tuh asik, bersahabat, dan cara mengajarnya tidak membosankan”. Semoga semua yang ditulis di sini bukan HOAX ya, cuma biar gurunya seneng aja. Hahaha.

 

Dan intinya, semoga siapapun guru kalian, bagaimanamu caranya mengajar, seberapa galak dan judesnya gurumu, kalian bisa membaca, menulis, berhitung, mendesain, menggunakan komputer, dan semua hal baik yang ditularkan kepada kalian itulah hanya sedikit peran dari guru dalam hidup kalian. Kalian akan jadi apa di masa mendatang adalah peran DIRI KALIAN SENDIRI.

So, Selamat Hari Guru Nasional Bapak dan Ibu Guru semua, tak ada cincin, bunga mawar bahkan sepucuk surat untuk kalian dari anak-anakmu, hanya ucapan terimakasih dan salam hormat kami untukmu. Biar Tuhan saja yang nanti memberikan hadiah atas semua kebaikanmu pada kami.

Terimakasih Pahlawanku.

 

Written by: HN

 

 

Guruku Pelitaku Inspirasiku

 

Guruku..

Kau adalah pahlawan tanpa tanda jasa

Kau dengan tulus mengajarkan kami berbagai ilmu

Kau dengan sabar membimbing kami

 

Oh guruku...

Maafkan kami bila kami sering melawanmu

Maafkan kami karena sering membangkang kalian

Maafkan kami karena suka membuatmu marah

 

Guruku...

Kami sangat sayang padamu

Kami sangat cinta padamu

Kalian seperti orang tua kita sendiri

 

Jasamu sangatlah berharga

Kalian membimbing kami tanpa mengharapkan imbalan yang besar

Kalian tanpa bosan memberi nasihat kepada kami jika kami salah

Guruku...

 

Maafkanlah atas semua kesalahan kami

Maafkanlah segala kekurangan kami

Terima kasih guruku...

Terima kasih atas segala jasamu...

 

(2015, Salsabilla Shafa Aulia)