UJIAN JAMAN NOW

Jumat, 22 Desember 2017 | 15:20:22

 

Bulan Desember pasti banyak sekolah yang sudah atau sedang melaksanakan Ujian Akhir Semester Ganjil. SMK Grafika Desa Putera baru saja selesai nih mengikuti Ulangan Umum Bersama (UUB) SMK di wilayah Jagakarsa,. Ujian ini bukan sembarang ujian, tapi Computer Base Tes (CBT), boleh juga dibilang Ujian Jaman Now, cie gaya banged ya. Kaya gimana sih ujian jaman now? Jadi, kita ujian tanpa lembar jawaban dan lembar soal, semua berbasis komputer. Memang sih ini bukan yang pertama, karena mulai 2 tahun lalu pun sudah ada beberapa sekolah yang melaksanakan Ujian Nasional menggunakan komputer atau dikenal dengan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK). Yang beda adalah, kita menyelenggarakannya untuk seluruh siswa, seluruh mata pelajar, serentak, semi online (menggunakan intern server) dan boleh pake HP. Hahahahaha. Heran ya? (Boleh cek di galeri kita ya untuk foto-fotonya).

 

Jadi, kita punya akun masing-masing untuk masuk dan mengikuti ujian, user name dan password sesuai dengan nomor ujian yang sudah diatur sebelumnya. Soal terdiri dari 2 jenis yaitu Pilihan Ganda (Multiple Choice) dan Uraian (Essay. Soal yang berbentuk pilihan ganda akan diacak urutannya dan pilihan jawabannya, jadi antara username yang satu dan yang lain akan susah untuk mencontek. Hehehe jadi jika ujian diikuti oleh 100 siswa maka banyaknya variasi soal ada 100, soal sama tetapi urutan yang berbeda. Setelah selesai, jawaban masing-masing siswa akan diunggah (upload) ke intern server dan akan langsung muncul hasil banyaknya jawaban yang benar dan salah. Wuiihh keren ya. Itulah fungsi dari teknologi jaman now, hehehe.

 

Dan yang paling seru adalah komentar dari anak-anak SMK Grafika Desa Putera tentang Ujian CBT (Computer Base Test) ini. Menurut Daniel Eko XII CPA, “Mending CBT deh daripada pake kertas, mau nyontek juga apa yang bisa dicontek. CPU mundur dikit langsung ditarik sama babeh Hendra. Udah gitu lebih hemat waktu, karena ga usah ngebulat-bulatin lembar jawaban. Pokoknya saya lebih suka CBT daripada Paper Base Test (PBT)”. Kak Daniel kadang-kadang suka terlalu jujur sih, sampe soal nyontek aja dia curhatin, hahahaha. Jadi menurut Ka Daniel, CBT itu lebih jujur dan praktis. Senada dengan Ka Daniel, Helvry Bernard XI DGA pun berujar yang sama tentang CBT, “Lebih keliatan maju dan berkembang. Selain di komputer kan bisa menggunakan HP, jadi HP lebih berfaedah aja. Penggunaannya mudah, simple, ga pelu banyak bawa perlengkapan ini itu kaya papan jalar, pulpen, pensil, penghapus dan lain-lain”.

 

Kalo tadi kita tanya dari pihaknya anak-anak, yuk coba kita tanya dari pihak guru tentang CBT ini. Menurut Mr. Danar guru Bahasa Inggris, “CBT lebih enak, gurunya ga repot koreksi, jawaban sudah langsung diupload ke server dan kelihatan score tiap anak. Terus pengawas juga ga perlu repot mengumpulkan lembar jawaban seperti Paper Base Test. Dan kelebihannya lagi adalah tidak ada soal yang tertukar seperti jika menggunakan lembar soal seperti sebelumnya. Ya intinya, CBT lebih memudahkan”. Hehehe itu pendapatnya Mr. Danar, coba kita tanya sama Bapak Hendra sebagai Teknisi yang menangani penyelenggaraan CBT tahun ini, “Enjoy aja, emang udah waktunya ujian menggunakan CBT, biar kekinian dan ga ketinggalan jaman”. Bener banget nih pendapatnya Pak Hendra, emang udah saatnya kita beralih, selain memanfaatkan teknologi yang ada, kita pun bisa menghemat penggunaan kertas.

 

Selamat untuk siswa-siswi SMK Grafika Desa Putera yang sudah berhasil menempuh Ujian CBT tahun ini, tinggal tunggu hasilnya di Laporan Hasil Belajar Siswa semester ganjil ini yaaaa. Semoga hasilnya KKM di semua mata pelajaran.

 

Written by: HN