Kabar dari Praktek Kerja Industri

Senin, 30 Juli 2018 | 10:20:21

 Hi guys, apa kabar? Gimana liburan akhir tahun pelajarannya? Ya, sekitar 1 bulan ga ketemu pelajaran pasti enak yaaa.. Uuppss ini cuma berlaku untuk adik-adik yang naik ke kelas XI di SMK Grafika Desa Putera, karena untuk kakak-kakak kelas XII di awal bulan Juli kemarin mereka sudah terjun ke dunia industri. Mereka bekerja di masing-masing perusahaan yang mereka pilih sebagai tempat PRAKERIN (Praktek Kerja Industri). Pilihannya sungguhlah bermacam-macam, mulai dari Kompas Gramedia sampai Solo Murni. Mereka berjuang sebagai latihan menjadi pekerja yang sesungguhnya. Untuk kakak-kakak yang memilih di Kompas Gramedia, perjuangan dimulai ketika harus bangun lebih pagi karena harus mengejar jadwal Commuter Lineke Stasiun Palmerah. Sebut saja Rendy Setiawankelas XII DGByang Prakerin di Kompas Gramedia Group Of Printing,bagian PrePress Departement.Kak Rendy harus berangkat pukul 05.00 pagi untuk mengejar kereta pertama dari Bogor ke arah Tanah Abang atau Duri lalu transit dan memilih ke kereta yang mengarah ke Rangkas Bitung. “Ya, soalnya kalau ga pagi-pagi berangkatnya, nanti keretanya terlalu penuh dan malah ga kebagian,”begitu kata Rendy ketika ditanyakan pengalaman Prakerinnya. “Jadi tahu bagaimana nyatanya dunia pekerjaan. Dateng pagi waktu masih gelap pulang sore pas udah mau gelap,”tambahnya lagi. Ternyata Kak Rendy pun mengalami beberapa kendala saat Prakerin, “Kendala yang berarti si engga ada, tapi kereta penuh terus, udah gitu orang-orang di kereta bau kelabang semua.”Duh Kak Rendy keluhannya justru tentang transportasi, sedangkan untuk pekerjaannya, Kak Rendy bilang ga ada masalah danenjoysaja menikmati pemahaman teori yang diperoleh dari sekolah dan mempraktekannya di tempat Prakerin.

Lain Kak Rendy, lain pula Kak Ronald Nugrohokelas XII Produksi Grafika.Kak Ronald memilih tempat Prakerin di luar kota, tepatnya di PT. Letter Mas Industry,Bandung bagian Produksi. Pastinya ga perlu naik kereta untuk sampai ke tempat Prakerin sih, tapi harus tinggal jauh dari rumahnya. Kakak-kakak yang prakerin di sini mendapatkan Messdari Letter Mas dan berada di dalam kawasan Letter Mas. Hanya perlu berjalan kaki kurang lebih 15 menit untuk sampai ke mesin absen dan kemudian mulai bekerja di mesin masing-masing. “Bekerja di dunia industri harus inisiatif, banyak bertanya jika ada hal baru yang kurang kita pahami. Untungnya karyawan di sini sangat welcome dengan siswa/i prakerin seperti kami. Belajar ketepatan waktu, bekerja sama dengan karyawan lain juga menjadi tantangan sendiri dalam menjalani masa Prakerin ini,”kata Kak Ronald yang juga Ketua OSIS SMk Grafika Desa Putera saat ini. Di Letter Mas, Kak Ronald tinggal bersama dengan kawan-kawan yang berjumlah 14 orang yang Prakerin dari SMK Grafika Desa Putera, serasa 1 kelas pindah ke sana. Di Letter Mas menerapkan sistem shiftuntuk setiap karyawan termasuk siswa prakerin. Shiftdibagi menjadi 2, pagi dari jam 07.00-16.00 sore dan siang dari jam 15.30-24.00 malam.“Kita sih enjoy aja bu, namanya kerja di mana aja yang penting dijalanin dengan baik,”kata Kak Ronald bijak. Waktu ditanya soal kangen rumah atau enggak, Kak Ronald menjawab, “Kangen rumah sih, tapi belum mau pulang. Kita di sini kaya keluarga bu, mess kita bersihon ganti-gantian sesuai dengan pembagian shift.”Bisa dibayangkan, 14 orang dalam 1 rumah sih penuh banget ya, untung mereka cowo-cowo tangguh semua. Cerita dari kakak-kakak yang cowo sudah, beda lagi nih sama pengalaman dari kakak cantik Fransisca Ratnadari kelas XII DGA.Untuk informasi saja Kak Ratna ini rumahnya di Cibinong dan Prakerin di PT. Suburmitra Grafistama Wolter Monginsidi,Jakarta Selatan di bagian Administrasi Marketing.Jadi, Kak Ratna akan menjalani kerja antar kota antar provinsi selama 4 bulan ke depan. “Pengalaman baru yang didapat yaitu menghitung kalkulasi dengan cara yang beda dan spesifikasi ga selengkap yg dikasih tau di sekolah. Bedanya belajar di sekolah sama di dunia industri itu kalo di sekolah belajarnya semua mata pelajaran, kalo di dunia industri karna ditempatinnya di bagian admin marketing dan kerjanya ngitungkalkulasi jadi berasa pelajaran kalkulasi setiap hari.”Kebayang kan, Kak Ratna setiap hari ketemu sama angka dan spesifikasi kerjaan yang beda dan harus dihitung, hehehe, semangat Kak! Ternyata Kak Ratna mengalami satu kendala dalam Prakerin ini, yaitu menyesuaikan diri dengan orang sekeliling yang lebih dewasa. Ya mungkin diawalnya sulit tapi nanti pasti senang dan bersyukur punya banyak teman.

Beragam ya cerita dari Kakak-kakak kita di dunia industri. Semangat terus Kak, jadikan ladangmu tumbuh subur, kami tunggu cerita lengkapmu di Oktober nanti.

HN